Dilihat: 0 Penulis: Editor Situs Waktu Publikasi: 08-10-2021 Asal: Lokasi


Aturan rugbi kursi roda adalah kombinasi bola basket, rugbi, dan hoki es. Setiap tim dapat memiliki maksimal 12 pemain. Setiap tim tidak boleh memiliki lebih dari 4 pemain di lapangan pada satu waktu, dan total gabungan dari 4 pemain di lapangan tidak boleh melebihi 8 poin.
Kickoff: Pada awal permainan, wasit melempar bola ke tengah lingkaran area permainan. Wasit harus melempar bola secara vertikal ke atas di antara kedua lawan dan bola harus lebih tinggi dari jangkauan pemain mana pun. Bola tidak boleh mendarat sebelum dua sentuhan, jika tidak, bola harus jatuh dari awal. Anggota tim lainnya harus selalu berada pada posisinya masing-masing di luar lingkaran tengah.
Dalam permainan resmi rugbi kursi roda, setiap permainan dibagi menjadi empat kuarter berdurasi delapan menit, dengan istirahat satu menit setelah kuarter pertama dan ketiga. Istirahat 5 menit setelah kuarter kedua. Jika terjadi hasil imbang, akan diberlakukan perpanjangan waktu 3 menit. Setiap tim memiliki 4 peluang timeout per game dan 1 peluang timeout dalam perpanjangan waktu. Setiap batas waktu adalah 1 menit.
Mirip dengan zona 3 detik dalam bola basket, sepak bola kursi roda memiliki zona lemparan bebas di sepanjang garis dasar. Tim bertahan boleh memiliki tiga pemain di dalam kotak, sedangkan tim penyerang tidak boleh berada di dalam kotak lebih dari 10 detik. Di akhir permainan, pemain dengan poin terbanyak menang. 1 poin diberikan dalam permainan selama pemain penyerang menguasai bola dan kedua kursi roda melewati garis gawang di zona akhir bek.
Selama permainan, seorang pemain dapat meletakkan bola di pangkuannya dan mendorong kursi rodanya. Ia juga bisa mengoper bola langsung ke rekan setimnya. Namun, pemain harus mengoper atau menggiring bola dalam waktu 10 detik. Harus mengoper atau menggiring bola melintasi garis tengah dalam waktu 15 detik dari belakang ke depan. Begitu bola melewati tengah, bola tidak bisa dikembalikan ke belakang.
Dalam suatu permainan, bola harus dilayani dari garis samping atau garis gawang setelah terjadi skor, pelanggaran, batas waktu, atau gangguan permainan. Pelanggaran ofensif harus menganulir bola dan pemain bertahan harus dikeluarkan dari lapangan selama 1 menit (pemain yang melanggar harus tetap berada di dalam kotak). Jika lawan mencetak gol, tendangan penalti akan diselesaikan lebih awal. Ketika seorang pemain menguasai bola dan berada dalam posisi mencetak gol dan lawan melakukan pelanggaran, wasit berwenang memberikan 1 poin kepada tim penyerang dan petugas pemadam kebakaran akan dilepaskan selama 1 menit.