Dilihat: 80 Penulis: Editor Situs Waktu Publikasi: 24-03-2023 Asal: Lokasi
A kursi roda manual merupakan salah satu alat bantu rehabilitasi yang paling penting dan umum, yang sering digunakan oleh para lansia dan penyandang disabilitas. Dengan kemajuan dan perkembangan masyarakat, kursi roda telah berkembang dari sekedar alat mobilitas bagi penyandang disabilitas menjadi sarana bagi para lansia dan penyandang disabilitas untuk berolahraga, menjaga diri dan berpartisipasi dalam masyarakat, memainkan peran penting dalam memungkinkan mereka kembali ke masyarakat dan meningkatkan rasa percaya diri. Selanjutnya, mari kita lihat bersama-sama persyaratan kualitas kursi roda manual.
Berikut daftar isinya:
Persyaratan permukaan, penampilan, dan kualitas
Perakitan
Pertunjukan

Kursi roda manual terdiri dari berbagai bagian, dan standarnya memiliki ketentuan untuk permukaan luar setiap bagian, bagian berlapis krom, bagian galvanis, bagian anodisasi, permukaan dicat, dan permukaan yang dilas. Permukaan umumnya harus halus dan warnanya rata, tanpa cacat yang terlihat seperti tepi tajam, retak, dan lubang udara, dan ujung setiap lubang pipa harus ditutup. Hal ini dapat melindungi pasien dari goresan dan memar saat digunakan. Selain itu, standar tersebut juga mengatur dimensi luar maksimal dan kualitas kursi roda manual, yang didasarkan pada kenyamanan operasional pengguna untuk menghindari kesulitan dalam penggunaan atau pengangkutan kursi roda.
Pembuatan kursi roda manual ini dirakit dari berbagai bagian yang telah diolah. Standar ini menetapkan persyaratan untuk pelek (velg), jari-jari, ban, mekanisme transmisi, pedal, dan komponen lainnya, serta untuk semua bagian yang berputar dan bergerak setelah perakitan, runout radial, dan runout ujung pelek dan pelek tangan. Jika persyaratan perakitan tidak memenuhi syarat maka akan berdampak langsung pada penggunaan kursi roda bahkan menimbulkan bahaya bagi penggunanya. Misalnya, jika runout radial dan runout ujung pelek roda (rim) lebih besar dari persyaratan standar 4mm, kursi roda akan terlihat jelas terbentur atau bergoyang saat mengemudi; jika sudut antara pijakan kaki dan klip pijakan kaki lebih besar dari persyaratan standar 90˚, pijakan kaki akan melorot ke dalam, yang dapat menyebabkan kaki pasien tergelincir ke tengah kedua pijakan kaki dan menyebabkan cedera saat digunakan.
Indikator kinerja kursi roda manual sebagaimana diatur dalam standar antara lain: pendaratan roda, stabilitas statis (miring memanjang ke depan, miring ke belakang, dan miring ke samping), kinerja menahan lereng, offset luncur, radius putar minimum, dan lebar perubahan arah minimum.
Pendaratan roda merupakan syarat ketika salah satu roda diangkat 20mm, maka tiga roda sisanya harus mendarat dengan mulus. Jika tidak, jika kursi roda manual digerakkan pada permukaan yang tidak rata, dapat menyebabkan kesulitan operasional dan kecelakaan karena roda tidak menyentuh tanah.
Stabilitas statis adalah pengujian sudut kemiringan kursi roda manual ke depan, ke belakang, atau ke samping. Sesuai dengan persyaratan standar, perlu dilakukan pengujian sudut guling kursi roda manual dalam keadaan paling stabil dan paling tidak stabil, dengan atau tanpa rem roda, dan dengan atau tanpa alat anti guling, untuk memastikan kursi roda tidak terbalik dalam berbagai kondisi dan pada sudut kemiringan tertentu.
Kinerja kemiringan berdiri adalah untuk menguji sudut kemiringan pada saat kursi roda manual melakukan pengereman dan mulai terlihat pada putaran roda, slip roda, dan kondisi pergerakan kursi roda lainnya, dan merupakan parameter penting untuk memeriksa kinerja pengereman kendaraan kursi roda.
Glide offset adalah untuk menguji jarak penyimpangan kendaraan kursi roda dari posisi roda lurus semula setelah meluncur jarak tertentu dalam keadaan meluncur bebas. Jika kursi roda tidak lolos skid offset maka akan menyebabkan pengguna mendorong kursi roda ke depan dalam garis lurus, mengakibatkan tenaga yang tidak merata dan kelelahan pada kedua lengan, bahkan dapat menyebabkan kursi roda tergelincir keluar dari jalan normal dan menyebabkan kecelakaan, yang dapat dikatakan sebagai indikator yang lebih penting dari kinerja kursi roda manual.
Jari-jari putaran minimum dan lebar perubahan arah minimum merupakan indikator kinerja yang mengukur ruang yang diperlukan untuk mengemudikan kursi roda, yang terutama penting untuk tipe dalam ruangan atau kursi roda yang perlu dioperasikan di ruang yang lebih kecil.
Di atas adalah tentang persyaratan kualitas kursi roda manual . Jika anda berminat dengan kursi roda manual anda dapat menghubungi kami, website kami www.topmediwheelchair.com.